Selamat datang di " Gokugen.Net " Selain kami menyajikan beberapa seputar informasi yang menarik lainnya,Kami juga menjual beberapa aneka ragam dan macam - macam produk kerajinan yang terbuat dari batu kayu fossil (Petrified Wood Art and Stone Wood Fossil) untuk bangku, meja, wastafel dan aneka ragam macam furniture atau kerajianan kayu fossil lainnya, dan masih banyak jenis dan ragam produk kami lainnya...Untuk informasi lebih lengkap silahkan hubungi kami di mobile / Whatsapp +62812 100 444 53 via email andigokugen@gmail.com atau silahkan kunjungi kami pada kolom sektor " Kayu Fossil " untuk melihat beberapa contoh produk kami lainnya...."

Saturday, July 16, 2016

Cara Budidaya Ikan Tawes Dengan Baik Dan Benar

Ikan Tawes

Menyambung posting sebelumnya tentang ikan tawes, ciri - ciri ikan tawes betina atau jantan dan cara budidaya pembenihan ikan tawes . Bagi Anda yang ingin membudidayakan ikan tawes sangatlah penting untuk memahami cara budidaya ikan ini dengan baik. Cara budidaya yang benar akan menentukan hasil panen yang kita dapatkan. Berikut ini kami akan memberikan beberapa informasi penting terkait bagaimana cara beternak ikan tawes, mulai dari proses pembenihan, pembesaran, hingga waktu panen tiba.

Cara Budidaya Ikan Tawes

Ikan Tawes
A. Persiapan Kolam Ikan Tawes
Tahapan Persiapan kolam untuk budidaya pembenihan ikan tawes :

1.      Kolam pemijahan ikan tawes sekaligus merupakan kolam penetasan dan kolam pendederan. Sebelum dipergunakan untuk pemijahan, kolam dikeringkan.

2. Perbaikan pematang dan dasar kolam, dengan cara membuat saluran memanjang (caren/kamalir) dari pemasukan air kearah pengeluaran air dengan lebar 40 cm dan dalamnya 20-30 cm.

B. Pelepasan Induk Ikan Tawes
Setelah diperoleh indukan yang baik dan persiapan kolam selesai dilakukan, berikutnya dilakukan tahapan pelepasan Indukan,sebagai berikut :


1.   Induk ikan tawes yang telah terpilih untuk dipijahkan kemudian diberok, pemberokan dengan penempatan induk jantan dan betina secara terpisah selama 4-5 hari.

2. Setelah diberok kemudian induk ikan dimasukkan ke kolam pemijahan yang telah dipersiapkan.

3.      Tahapan pemasukan induk ke kolam dilakukan pada saat air mencapai kurang lebih 20 cm.

4.      Perbandingan jumlah induk yang dilepas induk betina 25 ekor dan induk jantan 50 ekor.

5.      Pada sore hari kurang lebih pukul 16.00 air yang masuk ke kolam diperbesar sehingga aliran air lebih deras.
6.      Biasanya induk ikan tawes memijah pada pukul 19.00-22.00.

7.      Induk yang akan memijah biasanya pada siang hari sudah mulai berkejar- kejaran di sekitar tempat pemasukan air.

C. Penetasan Telur Ikan Tawes
Berikut cara penetasan telur budidaya pembenihan ikan tawes : 


1.      Setelah induk ikan tawes bertelur, air yang masuk ke kolam diperkecil agar telur-telur tidak terbawa arus, penetasan dilakukan di kolam pemijahan juga.

2.      Pagi hari diperiksa bila ada telur-telur yang rnenumpuk di sekitar kolam atau bagian lahan yang dangkal disebarkan dengan mengayun-ayunkan sapu lidi di dasar kolam.


3.      Pada umumnya, telur ikan tawes menetas semua setelah 2-3 hari.

4.      Dari ikan hasil penetasan dipelihara di kolam tersebut selama kurang lebih 21 hari.


D. Pemungutan Hasil Benih Ikan Ikan Tawes
Setelah menetas semua, tunggu sampai umur 21 hari benih siap dipindahkan :


1.     Sebaiknya proses pemanenan dilakukan pada pagi hari

2.     Pemanenan dilakuakan dengan cara menyurutkan/mengeringkan kolam

3.     Setelah benih berada dikamalir/dicaren, benih ditangkap dengan menggunakan waring atau seser

4.     Selanjutnya benih ditampung di hapa yang telah ditempatkan di saluran air mengalir dengan aliran air tidak deras

5.     Benih tersebut selanjutnya dipelihara lagi di kolam pendederan atau dijual.

E. Pendederan Ikan Tawes atau cara budidaya pembesaran ikan tawes
Bibit yang diperoleh selanjutnya dipelihara kembali atau dikenal dengan istilah pendederan.


1. Mula-mula kolam       dikeringkan selama   2-3    hari.

2. Dilakukan perbaikan         pematang,pembuatan caren/saluran


3.Kemudian, dasar kolam  diolah dicangkul, kemudian dipupuk dengan Urea & SP 36 sejumlah 10gr/m2 dan pupuk kandang 1 – 1,5 kg/m2 tergantung kesuburannya.

4.     Setelah kolam dipupuk kemudian diairi setinggi 2-3 cm dan dibiarkan 2-3 hari kemudian air kolam ditambah sedikit demi sedikit sampai kedalaman 50 cm.

5.     Kemudian benih ditebar di kolam pendederan dengan padat tebar 10-20 ekor/m2.

6.     Pemeliharaan dilakukan kurang lebih 3 minggu – 1 bulan.

7.   Selanjutnya dapat dipanen dan hasil benih dapat dijual atau ditebar lagi di kolam 
     pendederan II.


F. Pakan Benih Ikan Tawes

Larva ikan tawes dapat di beri  pakan alami berupa kutu air, cacing tubifex.


Selanjutnya kita memelihara ikan dengan cara memberi pakan secara teratur maupun merawat kebersihan kolam. Kita harus selalu memastikan bahwa air di dalam kolam mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Selain itu kita juga perlu melancarkan proses sirkulasi air agar ikan tidak mudah terkena penyakit.

Pakan tambahan yang biasa diberikan untuk proses pembesaran ikan tawes sehingga memenuhi kriteria ukuran sebagai ikan konsumsi yaitu daun-daun, dedak, singkong, kangkung, dan lain-lain. Ketika memberi makan, kita akan melihat kerakusan ikan tawes yang dengan cepat akan menyambar makanan yang kita berikan. Masa panen dilakukan biasanya ketika ikan telah berumur 6 bulan. 

Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita semua .

Posting  terpopular lainnya :




Sumber : google image. bibitan.net, alamikan.com,

No comments:

Post a Comment