Selamat datang di " Gokugen.Net " Selain kami menyajikan beberapa seputar informasi yang menarik lainnya,Kami juga menjual beberapa aneka ragam dan macam - macam produk kerajinan yang terbuat dari batu kayu fossil (Petrified Wood Art and Stone Wood Fossil) untuk bangku, meja, wastafel dan aneka ragam macam furniture atau kerajianan kayu fossil lainnya, dan masih banyak jenis dan ragam produk kami lainnya...Untuk informasi lebih lengkap silahkan hubungi kami di mobile / Whatsapp +62812 100 444 53 via email andigokugen@gmail.com atau silahkan kunjungi kami pada kolom sektor " Kayu Fossil " untuk melihat beberapa contoh produk kami lainnya...."

Friday, January 12, 2018

Mengenal Sekilas Apa Itu Kayu Fosil ???

Material Petrified Wood - Kayu fosil
Sebagaimana kita ketahui fosil adalah bentuk yang sudah mengeras seperti batu dan tertimbun di dalam tanah selama ratusan tahun atau mungkin sampai dengan jutaan tahun lamanya. kejadian tersebut di karenakan adanya perubahan iklim alam yang tidak menentu seperti terjadinya bencana alam atapun akibat iklim yang begitu ekstrim. seiring perkembangan jaman kita sering mendengar tentang kayu fossil atau petrified wood, yaitu fossil kayu yang membatu adalah sejenis fosil, di mana fosil kayu semua bahan organiknya telah digantikan oleh mineral (biasanya sejenis silikat, seperti quartz), dengan struktur kayu tetap terjaga. Proses fosil terjadi di bawah tanah, ketika kayu terkubur di bawah lapisan sedimen. Air yang banyak mengandung mineral masuk ke dalam sel-sel tanaman dan sementara lignin dan selulosa membusuk, mereka digantikan oleh batu.


Petrified wood (berasal dari kata yunani “petro” yang berarti karang atau batu, secara harafiah berarti kayu yang berubah menjadi batu) adalah sejenis fosil ; merupakan fosil kayu dimana seluruh materi-materi organiknya telah tergantikan dengan mineral-mineral (yang pada umumnya adalah silikat, seperti kwarsa), namun struktur asli kayunya tetap dipertahankan. Proses pembatuan tersebut terjadi dibawah tanah, ketika kayu terkubur dibawah endapan dan mulai terawetkan karena kondisi kurangnya oksigen. Air kaya mineral yang mengalir melewati sedimen menyimpan mineral didalam sel-sel tumbuhan dan sejalan dengan pembusukan lignin serta selulosa tumbuhan, pembentukan batu terjadi. Tidak heran atau aneh Petrified wood atau fossil banyak didapatkan didalam tanah, karena memang proses pembentukannya berada didalam tanah.Dan tidak menutup kemungkinan ada juga fosi; kayu yang didapatkan ditengah tengah aliran sungai kecil dan besar.

Petani Batu
Beberapa Ciri spesifik yang sangat mendasar dari fossil - fossil kayu ( petrified Wood ) yang berada di dalam dan sekitar pinggir sungai lebih keras dan bahkan bagian - bagian kulitnya sudah tidak terdapat kapur, seolah-olah sudah ada proses pemolesan oleh manusia. Ini terjadi kerana terjadi gesekan-gesekan antara fossil kayu dengan pasir dan bebatuan lainnya yang berada didalam sungai selama jutaan tahun lamanya. Berbeda dengan fossil kayu yang sebagian diantaranya masih berlapiskan kapur, namun, motif dan warna dalamnya lebih menarik dari pada fossil-fossil yang berada di dalam dan pinggir sungai. Bahkan sebagian dari fossil kayu yang terdapat di dalam tanah ada yang sudah mengkristal, kandungan airnya sangat tinggi. Ketika dibuka kulit kayunya, isi dari batu tersebut sudah transfaran.. untuk fossil kayu ini orang mengatakan fossil kayu akik atau agate.

Pada umumnya, proses perubahan kayu menjadi fossil, menurut para ahli, memakan waktu jutaan tahun lamanya seperti artikel yang ada pada”World Book Encyclepedia about “” didalam artikel itu dikatakan bahwa proses kayu membatu itu mamakan waktu 225 tahun. Namun, hal ini masih menjadi perdebatan diantara parah ahli. dan. Materi-materi organik harus membatu atau menjadi fossil sebelum benar-benar membusuk.

Elemen-elemen seperti mangan, besi dan tembaga di dalam airatau lumpur selama proses perubahan kayu menjadi batu menghasilkan jajaran warna yang bervariasi. Kristal kwarsa yang murni tidak berwarna, namun ketika kontaminan ditambahkan pada saat terjadinya proses, kristal akan memiliki warna kuning, merah atau warna lain.


Dibawah ini adalah daftar elemen-elemen kontaminan dan warna-warna yang dihasilkannya :

  • karbon - hitam
  • kobalt - hijau/biru
  • khrom - hijau/biru
  • tembaga - hijau/biru
  • besi oksida - merah, coklat, dan kuning
  • mangan-merah muda/oranye
  • mangan oksida - hitam/kuning

  
Kayu yang membatu dapat mempertahankan struktur asli kayu secara keseluruhan, hingga tingkat mikroskopik. Struktur-struktur seperti cincin/lingkaran tahun pohon dan berbagai macam jaringan merupakan bentuk yang seringkali diamati.

Kayu yang membatu memiliki tingkat kekerasan Mohs 7, sama dengan kwarsa.


Kayu yang membatu/fosil kayu dapat ditemukan di Indonesia, Australia, Selandia Baru, India, Amerika Serikat, Argentina, Belgia, Brazil, Kanada, Yunani dan Libya.

Sumber : Internet wikipedia etc..



No comments:

Post a Comment